Hujan tadi sore seakan masih terasa, menyisakan warna basah di jalan yang telah rusak sebagian, ciptakan malam yang dingin bernapaskan hembusan angin yang menusuk tulang.
Aku masih terbangun, tak bisa terpejam walau kucoba, pikiranku masih melayang malam ini,bagaikan seekor kelelawar yang terbang dan seakan tersesat dalam kegelapan mencari cari suara untuk menentukan arah. hanya di temani bintang bintang yang bersinar dan berkelip kelip, entah kelipan itu berartikan bahwa aku tak sendiri atau bahkan melecehkan kesendirianku yang masih belum berakhir sampai malam ini.
Sang bulan tak mau muncul dan terangiku walau hanya sedikit, ia hanya mencoba tuk tetap tersembunyi di balik awan malam yang tersapu oleh angin di langit sana, bagaikan cinta yang tak mau menghampiriku, yang hanya hadir sesaat hingga tak pernah bisa menerangi hatiku.
Aku masih terbangun, memikirkan kesendirianku malam ini, seperti malam malam sebelumnya dan mungkin malam malam lainnya yang akan hadir dalam hidupku.
aku mencari cari suara, untuk menentukan arah jalanku nanti, tapi itu membuat mataku semakin enggan terpejam,
hingga malam ini,
aku masih terbangun.
D’ ADMIRER
Kamis, 04 Juni 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar