Blogger Backgrounds

Kamis, 04 Juni 2009

EFFUSION OF HEART #2
Sedih, lagi lagi sendiri tak berkawan, aku seperti seekor lalat kecil yang terjebak di jaring sepi sang laba laba kesendirian yang senang melihat penderitaanku, menungguku tuk kelelahan dan menyerah hingga di santap oleh kesendirian yang dalam dan membuatku tak mampu lagi bertahan.
Sepi, kelam malam kembali menyiksa kesendirianku, malam malamku seperti tak pernah berakhir, tiupan angin malam yang membisikkan celaan padaku yang sendiri dalam sepi menunggu cahaya fajar yang kan menerangiku dan mengakhiri gelap duniaku. Walau bintang bintang di langit sana temani ku, tapi cahayanya tak seterang sang matahari, bahkan cahaya sang rembulan pun hanya pantulan kecil matahari sehingga tak mampu hangatkan ku dalam dingin malam dan sepiku
Letih dan lelah menunggu ketidakpastian akan hidup yang menanti di depan sana, tak terjangkau mimpi yang telah ku gantungkan di kejauhan langit sana, walau tlah ku berjuang keras dan jatuh bangun tuk dapatkan bahagiaku.
Habis kuatku kini, hingga badan ini hanya tinggal kulit pembungkus tulang, kering dan tak berharga, hingga saat siang datang, aku bagaikan serpihan debu kecil yang tertiup panasnya angin di terik siang.
Perjalanan ku masih panjang, walau dalam kesendirianku kini, ku ingin temukan cahaya itu, semoga dapat ku raih agar hidupku memiliki acuan, beriku sebuah gambaran kebahagiaan nyata, yang belum pernah ku dapatkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar